Masyarakat Perlu Dana Darurat untuk Hadapi Ketidakpastian Ekonomi

dana darurat, ketidakpastian ekonomi, tips keuangan, investasi aman, Financial Planner
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/Molas Images - detik.com

BUMI SEMPAJA CITY – Di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik saat ini, memiliki dana darurat menjadi langkah penting agar keuangan tetap aman. Harga komoditas, termasuk beras sebagai kebutuhan pokok, terus meningkat, sementara lapangan kerja baru makin terbatas akibat maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dilansir dari detikFinance, kondisi tersebut membuat daya beli masyarakat menurun karena pengeluaran semakin berat. Financial Planner Mega Capital, Mirna Elok, menekankan pentingnya masyarakat memiliki dana darurat untuk menghadapi situasi tak terduga maupun lonjakan harga barang kebutuhan sehari-hari.

“Memang dana darurat itu nanti mungkin akan kepakai di pada saat seperti sekarang ini. Makanya kita memang harus waspada saja sih dengan pengeluaran yang kita lakukan setiap harinya. Jadinya lebih rigid gitu loh, lebih rigid saja,” kata Mirna kepada detikcom dalam program detikSore, Jumat (5/9/2025).

Cara Menjaga Keuangan Tetap Stabil

Mirna menyarankan masyarakat mulai disiplin mengelola pengeluaran dan menyisihkan sebagian uang untuk dana darurat. Jika sulit, alternatif lain adalah menjual barang yang jarang dipakai agar bisa menambah simpanan.

“Memang save your cash itu kan bisa berarti mungkin barang-barang yang belum kita pake sekarang itu bisa dijual dulu gitu, sebelahnya mungkin cut loss ya. Kalau mobil lagi nggak terlalu dipakai terus ada kebutuhan yang lain itu bisa dijual katakanlah,” paparnya.

Selain itu, ia menyarankan dana darurat tidak hanya disimpan di rekening tabungan, tetapi juga ditempatkan pada instrumen investasi yang aman agar tetap memberikan keuntungan.

“Jadi masih ada return lah, jangan sampai taruh di tabungan saja. Karena biasanya ada, ya sekarang lagi issue hacker juga, jadi jangan taruh duit terlalu banyak di bank gitu,” jelas Mirna.

Waspadai Investasi Bodong

Mirna juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran investasi berimbal hasil tinggi yang tidak masuk akal.

“Ada juga grup di telegram itu yang menjanjikan investasi return yang sangat tinggi dalam satu hari, udah bisa tuh 3%, lu jangan ikut-ikut kayak gitu deh,” tegasnya.

Dengan langkah bijak dalam mengatur pengeluaran, menyisihkan dana darurat, dan memilih instrumen investasi yang tepat, masyarakat dapat lebih siap menghadapi ketidakpastian ekonomi di masa mendatang.

 

Ayo wujudkan hunian idaman Anda di Bumi Sempaja City!

Hubungi tim marketing kami untuk informasi lebih lanjut.

Telepon: 0541 220556 / Whatsapp
Website: https://bumisempajacity.co.id/