BUMI SEMPAJA CITY – Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menambah penghasilan ketika gaji terasa stagnan adalah dengan berinvestasi. Melalui investasi, masyarakat dapat meningkatkan nilai aset yang dimiliki saat ini sekaligus mempersiapkan dana darurat untuk kebutuhan tak terduga di masa depan.
Dilansir dari DetikFinance, Menurut Financial Planner Mega Capital, Mirna Elok, investasi menjadi sangat penting terutama ketika kondisi ekonomi tidak stabil. Sebab, selain berfungsi untuk meningkatkan nilai aset, investasi juga bisa menjadi bantalan keuangan yang membuat hidup terasa lebih aman.
1. Mulai dari Instrumen Sesuai Kemampuan
Bagi masyarakat yang baru belajar berinvestasi, penting untuk memilih instrumen yang sesuai kemampuan finansial dan tingkat pemahaman. Selain itu, pastikan produk yang dipilih legal dan terpercaya, agar terhindar dari risiko kehilangan dana akibat investasi bodong.
Mirna menekankan bahwa pemula sebaiknya memulai dari produk yang sederhana dan mudah dipahami.
“Mungkin kalau untuk yang newbie masuk di pasar modal, masuk dulu di reksadana pasar uang. Itu kan untuk yang jangka pendek ya,” katanya kepada detikcom dalam program detikSore, ditulis Jumat (5/9/2025).
2. Lanjut ke Instrumen Jangka Menengah
Setelah merasa lebih nyaman dengan investasi jangka pendek, langkah selanjutnya adalah mulai mencoba instrumen jangka menengah. Produk seperti reksa dana pendapatan tetap dapat menjadi pilihan karena menawarkan potensi imbal hasil yang menarik dengan risiko relatif lebih rendah.
“Jangka menengah dia bisa lagi naik ke yang reksadana pendapatan tetap. Kayak gitu return-nya masih di 8 persenan masih ada gitu,” terang Mirna.
Dengan berinvestasi di reksa dana jenis ini, investor dapat mengalokasikan dana untuk tujuan keuangan menengah seperti biaya pendidikan atau rencana pembelian rumah.
3. Siapkan Investasi Jangka Panjang
Untuk tujuan jangka panjang, masyarakat disarankan memilih instrumen yang mampu menjaga nilai aset sekaligus memberikan potensi keuntungan lebih besar. Meski saham bisa memberikan return tinggi, Mirna menekankan bahwa risikonya juga besar sehingga perlu perhitungan matang.
Sebagai alternatif, ia menyarankan instrumen emas karena stabil dan terbukti memberikan hasil positif dalam jangka panjang.
“Untuk yang jangka panjang memang, kalau untuk investasi di saham memang agak riskan ya. Kalau aku boleh saran memang bisa investasi di emas,” ucap Mirna.
“Memang kalau emas itu secara return 15 tahun terakhir memang di 15% per tahun ya. Jadi kalau hold emas sampai 10 tahun saja sudah berapa,” sambungnya.
4. Waspada Investasi Bodong
Di luar pilihan instrumen yang aman, masyarakat tetap perlu berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan investasi yang marak belakangan ini. Tawaran dengan imbal hasil tidak masuk akal harus segera dicurigai.
Mirna memberikan peringatan agar masyarakat selalu kritis sebelum menanamkan modal.
“Yang pasti sih kalau diiming-imingi return dalam satu hari bisa sampai 3%, terus cuma transfer duit saja, terus mereka nggak kasih informasi seperti apa pembelian underlying-nya, dibelikan apa gitu, better nggak deh,” imbaunya.
5. Diversifikasi untuk Rasa Aman
Selain memilih instrumen yang sesuai, diversifikasi juga menjadi kunci. Mengalokasikan dana pada beberapa instrumen berbeda—seperti reksa dana, emas, obligasi, atau properti—dapat mengurangi risiko sekaligus menjaga kestabilan keuangan. Bagi masyarakat urban, investasi di sektor properti bahkan bisa menjadi aset jangka panjang yang bernilai tinggi, sekaligus warisan untuk keluarga.
Investasi adalah langkah penting untuk menambah penghasilan, menjaga stabilitas keuangan, dan mempersiapkan masa depan yang lebih tenang. Mulailah dari instrumen sederhana seperti reksa dana pasar uang, lalu bertahap ke reksa dana pendapatan tetap, hingga emas untuk jangka panjang. Jangan lupa selalu berhati-hati terhadap investasi bodong yang menawarkan imbal hasil tak masuk akal.
Dengan strategi yang tepat, investasi bukan hanya soal menambah aset, tetapi juga tentang membangun keamanan finansial di tengah ketidakpastian ekonomi.
Ayo wujudkan hunian idaman Anda di Bumi Sempaja City!
Hubungi tim marketing kami untuk informasi lebih lanjut.
Telepon: 0541 220556 / Whatsapp
Website: https://bumisempajacity.co.id/








