Home Kesehatan Minuman 1 gelas ‘Cortisol Cocktail’ Diklaim Turunkan Stres, Benarkah Aman dan Efektif?

Minuman 1 gelas ‘Cortisol Cocktail’ Diklaim Turunkan Stres, Benarkah Aman dan Efektif?

Pengguna TikTok mengatakan "koktail kortisol" dapat membantu menurunkan stres, tetapi para ahli skeptis dengan manfaatnya. Flashpop/Getty Images (healthline.com)

BUMI SEMPAJA CITY – Minuman ‘Cortisol Cocktail’ yang diklaim mampu menenangkan pikiran ini disebut-sebut bisa membantu tidur lebih nyenyak, merasa lebih rileks, bahkan bangun pagi dengan tubuh lebih segar.

Tren ini menonjol karena memanfaatkan campuran bahan sederhana: bubuk magnesium, air kelapa, perasan jeruk atau lemon, dan terkadang ditambah garam Himalaya pink atau air berkarbonasi agar terasa lebih segar. Minuman ini disebut-sebut menurunkan kadar hormon stres, yaitu kortisol.

Dilansir dari healthline.com, minuman ini populer sebagai ritual relaksasi alami yang mendukung sistem saraf. Beberapa influencer mengaku lebih mudah tidur dan merasa stresnya menurun setelah rutin minum ‘cortisol cocktail’. Namun, benarkah manfaatnya sejalan dengan klaim viral tersebut? Mari kita telaah penjelasan para ahli.

Magnesium: Penting untuk Atasi Stres?

Meskipun belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan efektivitas cortisol cocktail secara khusus, beberapa kandungan di dalamnya memang terbukti bermanfaat. Magnesium, misalnya, memang punya reputasi baik untuk kesehatan tubuh.

“Magnesium is a powerhouse of a nutrient responsible for hundreds of biochemical processes in the body,” jelas ahli gizi Beth Edwards kepada Healthline. Menurut Edwards, saat seseorang mengalami stres, tubuh lebih cepat menguras cadangan magnesium. Selain itu, magnesium juga banyak terbuang melalui urin saat stres. Karena itu, menambah asupan magnesium dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh.

Ahli gizi lain, Amie Parry-Jones, menambahkan bahwa riset pada 2020 juga mendukung hal ini. Magnesium dinilai mampu menurunkan kadar kortisol yang meningkat, khususnya pada individu dengan defisiensi magnesium.

“Elevated cortisol can contribute to loss of electrolytes,” kata Parry-Jones. “A deficiency can cause a number of stress-related symptoms.” Karena itulah, tidak sedikit orang merasa terbantu dengan suplemen magnesium.

Vitamin C dari Jeruk: Benarkah Bermanfaat?

Selain magnesium, bahan lain yang sering digunakan dalam cortisol cocktail adalah air jeruk atau lemon. Komponen ini diklaim memberi tambahan vitamin C yang membantu mendukung fungsi adrenal. Adrenal adalah kelenjar kecil di atas ginjal yang memproduksi hormon stres seperti kortisol.

“Orange and lemon juice contain vitamin C, which we know is an important nutrient and antioxidant across the board, but especially when it comes to supporting the stress response and ensuring optimal adrenal function,” papar Edwards.

Namun Parry-Jones mengingatkan bahwa sebagian besar penelitian yang mendukung manfaat vitamin C untuk stres menggunakan dosis tinggi dari suplemen, bukan dari buah saja. Jadi, kadar vitamin C dalam segelas cortisol cocktail kemungkinan terlalu kecil untuk memberi efek signifikan.

Elektrolit dari Air Kelapa

Air kelapa juga jadi bahan populer dalam minuman ini karena kandungan elektrolitnya. Menurut Parry-Jones, “Coconut water contains good levels of electrolytes, notably potassium, which can address electrolyte imbalances, potentially supporting a reduction in cortisol.”

Meski begitu, para ahli sepakat bahwa dampaknya tetap tergolong minimal. Konsumsi air kelapa memang baik, tetapi mengandalkannya semata untuk menurunkan stres belum cukup berdasar secara ilmiah.

Risiko Tersembunyi di Balik Minuman Ini

Di balik klaim menenangkan, ‘cortisol cocktail’ ternyata memiliki potensi risiko yang sering diabaikan. Parry-Jones menjelaskan bahwa gula alami dalam jus jeruk dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat karena sudah terpisah dari serat buah. Ini dapat memicu lonjakan insulin yang justru membuat tidur terganggu.

“A spike in blood glucose levels before bed will lead to a subsequent crash as the body releases insulin,” kata Parry-Jones. Hal ini bisa membuat Anda merasa panas, gelisah, bahkan terbangun di tengah malam — kondisi yang ironisnya malah memicu peningkatan kortisol keesokan harinya.

Edwards pun menyarankan, jika ingin mencoba minuman ini, sebaiknya diminum di siang atau sore hari bersamaan dengan makanan agar lonjakan gula darah lebih terkendali.

Selain itu, tambahan air berkarbonasi juga bisa memicu keluhan pencernaan seperti perut kembung, asam lambung naik, atau gas, yang tentu saja dapat mengganggu tidur.

Para Ahli: Efeknya Kemungkinan Kecil

Pada akhirnya, para ahli gizi menilai cortisol cocktail lebih banyak memberi efek psikologis daripada manfaat nyata.

“The cortisol mocktail sounds fun, but it’s highly unlikely to lead to any real results in reducing cortisol or addressing stress levels in the long term,” kata Parry-Jones. Edwards pun menegaskan, “It might support the optimal stress response, but dosage is important. The drink contains lowish amounts of ingredients and nutrients, meaning its potency is also low.”

Menurut keduanya, stres tidak bisa dipecahkan hanya dengan satu minuman trendi. “Look at the bigger picture, rather than overly focusing on one ‘quick fix’,” pesan Edwards. Artinya, kunci manajemen stres tetap terletak pada gaya hidup secara keseluruhan: pola makan seimbang, tidur cukup, aktivitas fisik, dan dukungan sosial.

Kalaupun Anda merasa lebih rileks setelah minum ‘cortisol cocktail’, bisa jadi efeknya lebih karena sugesti. “There may be an element of placebo effect when someone starts drinking this cocktail. This tends to be initially quite powerful but wears off over time,” jelas Parry-Jones.

Lingkungan Sehat Membantu Atasi Stres

Pada akhirnya, upaya menjaga stres tetap terkendali tidak cukup hanya dengan minuman mocktail. Lingkungan tempat tinggal juga memegang peranan penting dalam mendukung gaya hidup sehat. Udara segar, ruang hijau, fasilitas olahraga, dan suasana yang tenang berkontribusi besar dalam membantu tubuh dan pikiran tetap rileks.

Bumi Sempaja City di Samarinda hadir sebagai hunian sehat di Samarinda sekaligus perumahan ramah keluarga dengan konsep lingkungan asri, sistem keamanan 24 jam, serta fasilitas olahraga yang mendukung gaya hidup aktif. Anda dapat berjalan santai di jalur pedestrian sambil menghirup udara segar setiap pagi — cara alami untuk menurunkan stres jauh lebih baik daripada sekadar mengandalkan mocktail viral.

Ingin hidup lebih tenang, sehat, dan nyaman bersama keluarga?
Segera jadwalkan kunjungan ke show unit Bumi Sempaja City sekarang juga! Hubungi kami untuk info promo terbaru dan mulailah langkah kecil menuju masa depan yang lebih sehat.

 

Ayo wujudkan hunian idaman Anda di Bumi Sempaja City!

Hubungi tim marketing kami untuk informasi lebih lanjut.

Telepon: 0541 220556 / Whatsapp
Website: https://bumisempajacity.co.id/

Yuk Ngobrol
Exit mobile version